Kebingungan memilih antara SeaBank dan Neo Bank untuk parkir dana di deposito cair harian? Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak yang akhirnya menutup tab demi tab perbandingan karena angka-angka bunga yang tampak mirip, tapi detailnya beda. Mari kita urai bersama agar keputusan Anda lebih tenang dan sesuai kebutuhan. 
Memahami Deposito Cair Harian: Apa Bedanya dengan Tabungan?
Sebelum masuk ke perbandingan, penting untuk paham dulu produknya. Deposito cair harian adalah deposito berjangka yang bunganya bisa dicairkan setiap hari, bukan di akhir jangka waktu.
Biasanya bunga masuk ke rekening tabungan Anda setiap hari atau bulan. Jadi Anda bisa menikmati hasilnya lebih cepat tanpa menunggu 3, 6, atau 12 bulan. Tapi dana pokoknya tetap terkunci sampai jatuh tempo.
Praktis untuk Anda yang ingin cashflow tetap lancar sambil menikmati suku bunga lebih tinggi dari tabungan biasa. Tapi ingat, setiap bank punya aturan main sendiri-sendiri.
SeaBank: Deposito Go dengan Bunga Naik Turut Ikon
SeaBank, bank digital di bawah Sea Group, punya produk bernama Deposito Go. Nama ini sering muncul di diskusi karena bunga yang cukup agresif dan kampanye iklan yang masif.
Bunga yang Cukup Menarik Perhatian
Untuk deposito cair harian, SeaBank sering menawarkan suku bunga di kisaran 6,5% – 7,5% per tahun untuk tenor 12 bulan. Angka ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan bank dan promo.
Minimal setoran Rp1 juta, cukup terjangkau untuk mulai coba-coba. Tenor yang tersedia mulai dari 1, 3, 6, hingga 12 bulan. Semakin panjang tenor, biasanya bunga semakin tinggi.
Bunga dibayarkan per bulan, bukan per hari. Jadi walaupun namanya cair harian, Anda tetap harus sabar menunggu sampai akhir bulan untuk melihat bunga masuk ke rekening.
Pengalaman Pakai Aplikasi
Aplikasi SeaBank cukup ramah untuk pemula. Proses buka deposito bisa selesai dalam hitungan menit, semua lewat aplikasi. Tidak perlu tatap muka atau tanda tangan kertas.
Notifikasi transaksi cukup aktif, jadi Anda tahu persis kapan bunga masuk. Tapi beberapa pengguna pernah melaporkan bug kecil di fitur notifikasi, meski tidak mengganggu fungsi utama.
Neo Bank: Deposito Neo dengan Fleksibilitas Tinggi
Neo Bank, bagian dari Akulaku, juga punya produk deposito cair harian bernama Deposito Neo. Beda nama, beda rasa. Fokus mereka adalah fleksibilitas dan kemudahan akses.
Bunga yang Kompetitif
Neo Bank menawarkan suku bunga sekitar 6,75% – 7,75% per tahun untuk tenor 12 bulan. Sedikit lebih tinggi dari SeaBank di beberapa periode, tapi selisihnya tipis.
Minimal setoran sama-sama Rp1 juta. Tenor yang tersedia juga mirip: 1, 3, 6, dan 12 bulan. Bedanya, Neo Bank punya fitur auto-rollover yang bisa diatur langsung dari aplikasi.
Bunga dibayarkan per hari, sesuai namanya “cair harian”. Anda bisa melihat saldo bunga bertambah setiap hari di aplikasi, meski pencairannya tetap mengikuti siklus yang Anda pilih.
Pengalaman Pakai Aplikasi
Aplikasi Neo Bank terasa lebih minimalist dan cepat. Loading time-nya lebih ringan di beberapa ponsel lawas. Fitur dashboard keuangan cukup informatif, Anda bisa lihat proyeksi bunga langsung.
Customer service via chat responsif, biasanya balas dalam hitungan menit di jam kerja. Tapi untuk masalah teknis kompleks, kadang perlu naik tiket dan tunggu lebih lama.
Perbandingan Tepat Sasaran: Data di Meja
Mari kita taruh data penting berdampingan agar perbedaan lebih jelas. Angka ini snapshot per 2024, pastikan cek kembali sebelum buka deposito.
| Fitur | SeaBank Deposito Go | Neo Bank Deposito Neo |
|---|---|---|
| Suku Bunga (12 bulan) | 6,5% – 7,5% p.a. | 6,75% – 7,75% p.a. |
| Minimal Setoran | Rp1.000.000 | Rp1.000.000 |
| Pembayaran Bunga | Per bulan | Per hari |
| Auto Rollover | Ada, manual setting | Ada, otomatis opsional |
| Penalti Pencairan Awal | Bunga hangus sebagian | Bunga hangus sebagian |
| Cairkan Bunga | Ke rekening SeaBank | Ke rekening Neo Bank |
Selain angka di atas, perhatikan juga jangka waktu promo. Bunga tinggi sering khusus untuk periode tertentu, setelah itu bisa turun ke level normal.
Hal-Hal yang Jarang Dibahas tapi Penting
Bunga bukan segalanya. Ada beberapa nuansa yang bisa bikin Anda nyaman atau justru stres nantinya.
1. Likuiditas Dana Pokok
Kedua bank sama-sama tidak mengizinkan pencairan pokok sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Bedanya, SeaBank punya fitur Deposito Go Fleksi yang memungkinkan pencairan sebagian di tengah jalan, meski bunganya lebih rendah.
Neo Bank tidak punya opsi serupa. Kalau butuh uang dadakan, Anda harus tutup deposito dan terima penalti bunga hangus.
2. Jaringan ATM dan Biaya Admin
SeaBank punya jaringan ATM lebih luas lewat kemitraan dengan ALTO dan Prima. Tarik tunai di ATM Bersama atau Prima gratis beberapa kali sebulan.
Neo Bank lebih terbatas. Meski tarik tunai gratis, jaringan ATM yang support lebih sedikit. Perlu cari ATM Bersama khusus. Pastikan ada di daerah Anda sebelum pilih.
3. Pengalaman Customer Service
Kedua bank digital mengandalkan chat in-app. SeaBank punya fitur callback di mana Anda bisa minta telepon dari CS kalau masalahnya ribet. Neo Bank lebih fokus pada resolusi satu kali via chat.
Pengalaman pribadi: CS SeaBank lebih sabar menjelaskan produk, sementara Neo Bank lebih cepat dalam proses administrasi. Pilih sesuai kepribadian Anda yang mana lebih nyaman.

Simulasi Realistis: Berapa Cuan yang Didapat?
Mari hitung kasus nyata. Anda punya Rp10 juta, ingin parkir 12 bulan. Asumsikan bunga SeaBank 7% dan Neo Bank 7,5%.
Di SeaBank, bunga per bulan sekitar Rp58.333. Total di akhir tahun sekitar Rp10.700.000. Bunga masuk tiap bulan, bisa langsung dipakai atau ditabung lagi.
Di Neo Bank, bunga per hari sekitar Rp2.054. Total di akhir tahun sekitar Rp10.750.000. Bunga masuk tiap hari, tapi karena dipotong pajak, nominal harian terasa kecil.
Selisih Rp50.000 per tahun. Tidak besar, tapi kalau dana Rp100 juta, selisihnya jadi Rp500.000. Itu sudah cukup untuk beli buku atau makan malam fancy.
Perlu diingat: Bunga deposito kena pajak 20% untuk pendapatan bunga di atas Rp7.500.000 per tahun. Jadi hasil bersih Anda akan lebih rendah dari angka kotor di atas.
Profil Pengguna: Mana yang Cocok untuk Anda?
Pilihan terbaik bergantung pada kebiasaan dan kebutuhan Anda. Tidak ada yang universal paling benar.
Pilih SeaBank kalau Anda:
- Suka lihat bunga masuk gajian, pas akhir bulan
- Butuh jaringan ATM luas untuk tarik tunai darurat
- Mau opsi fleksibel untuk pencairan sebagian dana
- Sudah pakai Shopee dan mau integrasi ekosistem
Pilih Neo Bank kalau Anda:
- Suka mikro-manajemen, lihat bunga naik tiap hari
- Prioritaskan aplikasi ringan dan cepat
- Tidak butuh tarik tunai sering, lebih suka cashless
- Sudah pakai Akulaku atau produk finansial lainnya di ekosistemnya
Langkah Aman Sebelum Buka Deposito
Keputusan final tetap di tangan Anda. Tapi ada ritual kecil yang bisa bikin investasi lebih tenang.
- Cek suku bunga real-time di aplikasi masing-masing bank. Jangan cuma baca artikel ini.
- Baca syarat dan ketentuan lengkap, fokus ke penalti pencairan awal.
- Pastikan saldo cukup untuk emergency fund di tabungan terpisah.
- Mulai kecil dulu, coba Rp1 juta di satu bank sebagai test drive.
Kalau sudah nyaman dengan sistem dan aplikasinya, baru tambah dana lebih besar. Tidak perburu-buru.
Kesimpulan Tanpa Paksaan
Neo Bank sedikit lebih unggul dalam suku bunga nominal dan frekuensi pencairan harian. SeaBank menang di jaringan ATM dan opsi fleksibilitas pencairan sebagian.
Selisih bunga tipis, jadi pilih berdasarkan experience yang Anda inginkan. Mau lihat bunga masuk tiap hari? Neo Bank. Mau integrasi dengan ekosistem digital yang lebih luas? SeaBank.
Ingat, deposito cair harian bukan alat cepat kaya. Ini alat untuk menjaga nilai uang Anda dari inflasi sambil tetap ada imbal hasil yang terukur. Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang.
Sebagai praktisi keuangan, saya selalu sarankan: cek kembali data di sumber resmi sebelum ambil keputusan. Ulasan ini hanya untuk informasi umum, bukan pengganti saran keuangan pribadi yang disesuaikan dengan profil risiko Anda.
Pilih yang bikin Anda tidur nyenyak malam. Itu yang paling cuan di hidup Anda.